Social Icons

Tegakkan Nilai Peringatan 27 Juli

BERITA PERJUANGAN

PANJI OPOSISI

Vol. 5/Agustus 2008/Hal. 3

Tegakkan Nilai Peringatan 27 Juli

PERINGATAN 27 Juli yang diselenggarakan setiap tahunnya kembali digelar tahun ini. Seperti biasanya acara diselenggarakan sejak hari Sabtu 26 Juli 2008 malam yaitu dengan renungan dan refleksi. Selanjutnya esoknya dibuka mimbar demokrasi yang menampilkan orasi para tokoh korban 27 Juli 1996.

Tampak tampil beberapa tokoh, diantaranya, Ribka Tjiptaning, yang saat ini menjabat Ketua Komisi IX DPR RI, Jimmy, Ketua DPRD Papua Barat, serta tokoh-tokoh lainnya eks aktivis 27 Juli 1996.

Dalam pernyataannya, mereka menyanyangkan kasus 27 Juli tidak dapat diselesaikan, dugaannya karena banyak yang terlibat serta masih bercokolnya kekuatan Orba di institusi kekuasaan menyebabkan penyelidikan kasus ini macet tengah jalan.

Peristiwa 27 Juli 1996 menjadi tonggak dan letupan besar gerakan rakyat pro perubahan yang protes atas kekuasaan otoriter rejim orde baru. DPP PDI dibawah kepemimpinan Megawati Soekarnoputri kala itu berusaha didongkel kekuasaannya oleh Soeharto, yang akhirnya mendapat perlawanan pendukung PDI Pro Mega, ujungnya terjadi peristiwa berdarah 27 Juli 1996.

“Baiknya peristiwa 27 Juli dijadikan hari bersejarah resmi PDI Perjuangan, karena sangat memiliki makna perjuangan, di China, salah satu tempat pertemuan untuk menggerakkan Revolusi China yang dipimpin Mao Zedong dijadikan sebagai tempat bersejarah resmi oleh partai berkuasa disana” ujar Rio, Sekretaris DPC PDI Perjuangan Jakarta Timur, di saat mengunjungi peringatan tersebut. (Red)

Tidak ada komentar :