Social Icons

H. MOH NAKOEM AR, SIP

BERITA TOKOH

PANJI OPOSISI

Vol. 6/September 2008/Hal.5

H. MOH NAKOEM AR, SIP

Perjuangan Adalah Ibadah

DILAHIRKAN di Banyumas 12 Agustus 1945, H. Moh Nakoem AR, atau akrab di sapa Pak Haji Nakoem adalah sosok pejuang partai yang patut diteladani.

Perjalanan karier di PDI Perjuangan membuktikan itu semua. Memulai sebagai anggota partai sejak awal-awal fusi Partai Demokrasi Indonesia, tepatnya tahun 1974 membuat dirinya sudah makan asam garam dunia partai. Tugas Partai silih berganti, dari Korcam PDI, Kordes, Komdes, Komca, Kembali lagi menjadi Korcam, sampai akhirnya tahun 1994 dipercaya menjadi Sekretaris DPC PDI Perjuangan Jakarta Timur sampai tahun 2000. Inilah Pak Haji Nakoem memulai kariernya di parlemen ibukota alias Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi DKI Jakarta.

Karier di Partai berlanjut hingga menjadi Wakil Sekretaris DPD PDI Perjuangan Provinsi DKI Jakarta tahun 2000-2005, dengan terpilih lagi menjadi Anggota DPRD, tak tanggung-tanggung saat ini menjabat sebagai Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi DKI Jakarta, dan berlanjut pengabdiannya di Partai sekarang sebagai fungsionaris DPP Baitul Muslimin Indonesia.

Pak Haji Nakoem memiliki kepribadian dan perilaku politik yang sangat dikagumi oleh para kader Partai, diantaranya selalu siap setiap saat untuk menerima maupun bersedia menjadi tempat tukar pikiran. Itu dapat dilihat aktivitasnya di kediamannya, hampir setiap hari menerima tamu dari berbagai kalangan, itu pula yang membuat Pak Haji Nakoem cukup populis di mata kader partai.

Sebagai bentuk pengabdian, kapanpun proses perjuangan senantiasa ditempatkan sebagai Ibadah. Ini pula yang mjendorongnya dalam menghadapi Pemilu 2009, Pak Nakoem sedianya akan menjadi salah satu Calon Senator DKI Jakarta yaitu Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI. Dalam salah satu kesempatan dikatakan, “Sederhana saja motifnya, yaitu saya berkeinginan mengembalikan hak-hak Jakarta dari pemerintah pusat, serta berniat menciptakan tatanan masyarakat Jakarta yang sejahtera, dan ini pula bagian pengabdian saya untuk Republik melalui DPD RI, artinya semuanya ini adalah perjuangan sekaligus sebagai ibadah” ujarnya.

Sosoknya yang sederhana dan populis membuat banyak kalangan optimis. (Red)

Tidak ada komentar :